|
29
September 2008,
MT Admin
Ramadhan Menempa Umat Jadi
“Pemurah”
REKTOR
Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah, Prof Hj. Sri
Sulistyawati SH, Msi, P.hD mengingatkan, sebagian rezeki yang
kita peroleh sebagiannya milik orang lain. Sebab itu, momen
Ramadhan yang melatih umat menuju ketaqwaan, mestinya membuat
umat semakin gemar menginfaqkan dan mensedeqahkan sebagian
rizkinya untuk yang mustahak atau yang berhak menerima.
Hal itu
dikatakan rektor usai berbuka puasa bersama seluruh civitas
akademika UMN, Al-Washliyah serta memberikan tali asih
menghadapi lebaran kepada sejumlah anak yatim piatu serta
petugas kebersihan dan satpam UMN di kediaman rektor Kompleks
Setia Budi Medan, Kamis (25/9), yang turut dihadiri Kordinator
Kopertis Wil I Sumut-NAD, Prof Dr. H. Zainuddin, Ketua PW Al-Washliyah
Sumut Drs.H. Nizar Syarif, Ketua Alumni UMN Al-Washliyah, H.
Hardi Mulyono, para pembantu rektor serta dekanat.
Dikatakannya,
semua amal ibadah kita semua harus bermuara kepada tujuan 'Lillahi
Ta'ala' atau kepada Allah semata. Sehingga apa yang kita
lakukan dalam bulan suci Ramadhan, benar-benar dapat
terrefleksi dalam kehidupan sehari-hari di masa mendatang ke
arah yang lebih baik.
Kita
bersyukur UMN telah diberikan limpahan rahmat yang cukup luas
sehingga pengembangannya semakin mantap dewasa ini. Untuk
mewujudkan rasa syukur itu, UMN dan pimpinan-pimpinan baik
universitas maupun fakultas didorong untuk memberikan atau
menyalurkan sebagian rezekinya untuk orang yang berhak
memperolehnya.
Sri juga
mengucapkan terima kasihn atas peran serta dan perhatian yang
cukup besar dari pemerintah, pihak swasta lainnya terhadap
pengembangan UMN, termasuk Kopertis Wil I. Kami berharap
kerjasama yang teklah terbina selama ini dengan baik dapat
berbuah keberhasilan yang lebih baik lagi," kata Rektor.
Kordinator
Kopertis Prof Zainuddin juga menyampaikan rasa bangga terhadap
perkembangan kampus UMN dibawah kendali seorang wanita yang
baru-baru ini dinobatkan sebagai guru besar tetap Kopertis Wil
I Sumut-NAD.
Melalui
kegiatan berbuka puasa bersama ini, kami juga berharap
'networking' itu tidak terputus. Islam sangat menganjurkan
kita saling meningkatkan silaturahmi.
|