Menu Utama  l  Kumpulan Berita  l  Link Kampus  l  Foto Kampus

 

         

PELANTIKAN PEMBANTU REKTOR I, II & III UMN AL-WASHLIYAH

DAN PENANDATANGANAN MoU ANTARA UMN AL-WASHLIYAH,

UNIVERSITI INDUSTRI  SELANGOR DAN UNIVERSITAS PGRI YAGYAKARTA

 

   

 

03 September 2007, TC Admin

 

 

Pelantikan Pambantu Rektor I, II dan III UMN Al-Washliyah

 

Sesuai dengan usainya masa jabatan Pembantu Rektor I, II dan III UMN Al-Washliyah maka pada tanggal 03 September 2007 kembali Rektor UMN melantik para  pembantunya. Pembantu Rektor yang dilantik adalah Drs. Ridwanto, M.Si sebagai Pembantu Rektor I, Drs. Firmansyah, M.Si sebagai Pembantu Rektor II dan Drs. H. Kondar Siregar sebagai Pembantu Rektor III.

 

Pada acara pelantikan Pembantu Rektor tersebut juga dihadiri oleh H. Azidin (Ketua Umum Al-Washliyah), Muchlis R. Luddin (Atase pendidikan), Taroni Hia (Kadis Pendidikan Sumut), Prof. Dr. Razali Agus (Rektor Universitas Industri Selangor), DR. Buchari, M.Si, M.Pd (Rektor Universitas PGRI Yogyakarta) dan beberapa undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut Rektor UMN (sebagai yang melantik) menyatakan bahwa dengan dilantiknya Pembantu Rektor ini diharapkan lagi kekompakan dan loyalitas yang tinggi dalam membantu dan menjalankan program yang telah disusun dan dalam menjalankan visi dan misi UMN sendiri demi pengembangan UMN Al-Washliyah.

 

MoU Antara UMN Al-Washliyah, Universiti Industri Selangor dan Universitas PGRI Yogyakarta.

 

Dalam kesempatan yang sama juga diadakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UMN Al-Washliyah, Universiti Industri Selangor dan Universitas PGRI Yogyakarta. MoU ini merupakan kerjasama antara ketiga Universitas dalam bidang sarana, pertukaran dosen dan  mahasiswa, berupa kunjungan studi banding antara staf di ketiga universitas.

 

 “Sebagai wujud dari MoU ini, kita akan mencoba untuk mengadakan program beasiswa “full” gratis untuk beberapa orang mahasiswa UMN baik itu S1, S2 dan S3” berikut ungkap dari Prof. Dr. Razali Agus dalam kata sambutannya pada acara penandatanganan MoU tersebut. Beliau juga memaparkan keberadaan Universiti Industri Selangor yang sampai saat ini memiliki jumlah mahasiswa sebanyak 12.000 yang terdiri dari 10.000 di kampus Bestari dan 2.000 mahasiswa di Selangor, dan dari 12 ribu mahasiswa tersebut 100 orang diantaranya adalah mahasiswa Internasional ynag datang dari beberapa negara termasuk Indonesia. Jumlah mahasiswa yang banyak ini dikarenakan oleh kelengkapan dari sarana dan prasarana yang dimiliki oleh UNISEL (Universiti Industri Selangor), ungkapnya.

 

Dr. Buchori, M.Si, M.Pd mengatakan pada kesempatan tersebut bahwa pendidikan di Indonesia khususnya pendidikan tinggi masih sangat terkendala dengan jumlah Perguruan tinggi yang terlalu banyak sehingga sangat susah dalam pengelolaannya dan pengkoordinasiannya. Sampai saat ini ada 2600 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan sebanyak 60 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan tingkat daya saing yang sangat kompetitif dan dengan sarana yang kurang memadai. Untuk itu lah diperlukan adanya kerjasama antara universitas dalam rangka saling menutupi kekurangan yang ada untuk mencari keunggulan yang kompetitif.

 

Disamping itu juga Rektor UMN Hj. Sri Sulistyawati, SH, M.Si, Ph.D menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Prof. Dr. Razali Agus yang telah banyak membantu beliau khususnya dan UMN pada umumnya yang telah banyak memberikan sumbangan pemikiran terhadap pengembangan UMN. Beliau juga menyampaikan rasa simpatik yang besar kepada Ibu Pratiwi Ningrum (Dosen dari UGM) yang juga telah berhasil menghubungkan UMN dengan Universitas Hiroshima, Jepang dan insyaallah UMN akan mengadakan kerjasama dengan universitas tersebut dalam waktu dekat.

 

Pada kesempatan tersebut juga hadir Kadis Pendidikan Sumut, Taroni Nia, yang juga memberikan kata sambutan. Beliau menyampaikan rasa bangga yang besar terhadap UMN yang telah banyak berkiprah di dunia pendidikan terutama di bidang Pendidikan Tinggi (PTS). Saat ini UMN telah menjadi kebanggaan bagi warga Al-Washliyah khususnya dan masyarakat Sumatera Utara pada umumnya, tutur beliau. Beliau juga menjanjikan akan membantu UMN dalam pengembangan selanjutnya dengan mengalokasikan dana yang ada di Dinas Pendidikan Sumut kepada UMN Al-Washliyah dalam wujud bantuan pengembangan perguruan tinggi. Beliau juga berharap MoU yang dibuat tersebut lebih bersifat analisis lagi dan dapat ditingkatkan dengan harapan kekurangan di bidang sarana dan prasarana dapat tertutupi. Dalam harapannya kepada DPR supaya PTS lebih mendapatkan perhatian dari APBD dan APBN.

 

Pada akhir acara Uztadz H. Azidin sebagai petinggi di PB Al-Washliyah juga memberikan wejangan dan gambaran kepada para hadirin. Beliau menceritakan sejarah pendirian Al-Washliyah sampai kepada berdirinya UMN Al-Washliyah yang sangat dibanggakan oleh tokoh Al-Washliyah ini.

 

 

 

Pencarian :