|
01
Januari 2007,
MT Admin
Ada dua konsep untuk pengembangan
Daerah Tingkat II Kebupaten Deli Serdang yang sekarang sedang
dikembangan oleh Bapak Bupati Deli Serdang. Dua konsep
pengembangan percepatan pembangunan tersebut adalah Konsep
Cerdas dan Konsep Deli Serdang Membangun. Konsep tersebut
sudah berjalan di seluruh lini dan saat ini disetiap kecamatan
sudah menjalankannya. Demikian disampaikan Camat Galang
Kabupaten Deli Serdang Drs. Neken Ketaren pada saat pembukaan
pengabdian masyrakat oleh Universitas Muslim Nusantara
Alwashliyah, selasa 30/1 .
Camat juga
mengatakan bahwa konsep yang pertama yakni Cerdas, adalah
konsep percepatan rehabilitasi dan apresiasi sekolah. Hal ini
dikhususkan kepada sekolah yang memang membutuhkan bantuan
untuk perbaikan sarana, terlebih kepada sekolah dasar. Di
kecamatan Galang banyak perusahaan perkebunan, dan saat ini
pemerintahan kecamatan mengajak bekerja sama untuk membangun
sarana dan prasarana sekolah baik itu sekolah dasar maupun
tingkat lanjutan atas. “sekarang di kecamatan Galang sudah
banyak sekolah yang mengalami rehabilitasi”

Kemudian, lanjut Neken, konsep
kedua adalah Deli Serdang membangun, ini menunjukkan bahwa ada
upaya percepatan di segala bidang, dan kehadiran UMN
Alwashliyah adalah titik temu dari program Deli Serdang
membangun. Kehadiran UMN Alwashliyah di Kecamatan Galang
sangat tepat dan memang inilah yang diharapkan, agar warga
masyarakat kota Galang sekitarnya dapat menerapkan ilmu yang
diberikan dari kampus UMN Alwashliyah.
Sementara itu Dr. Drs. Ahamad
Laut Hasibuan, M.Pd, kepala unit Pengembangan dan Pengabdian
Pada Masyarakat (PPM) UMN Alwashliyah dalam sanbutannya
mengatakan, bahwa UMN Alwashliyah sebagai institusi pendidikan
tinggi bertanggung jawab kepada masyarakat khususnya
masyarakat pedesaan, dimana di dalam tri darma perguruan
tinggi terdapat kalimat Pengabdian Masyarakat. Kehadiran UMN
Alwashliyah di Kecamatan Galang, ingin mengajak masyarakat
khususnya generasi muda dalam pengembangan ilmu pengetahuan
atau menambah pendapatan sekaligus menciptakan lapangan
pekerjaan, kata Ahmad Laut.
Kegiatan yang dilakukan oleh para
dosen dan mahasiswa UMN Alwashliyah antara lain adalah ceramah
pembuatan pupuk kompos dalam rumah tangga oleh Dekan Fakultas
Pertanian, Koperasi dosen Fakultas Ekonomi, Hukum Waris oleh
Pembantu Dekan III Fakultas Hukum, English Speaking oleh Ketua
Jurusan Sastra Inggris, Obat tradisional oleh Staf pengajar
Farmasi, dan Pendidikan Usia Dini yang dibawakan Dekan FKIP.
Pada kesempatan tersebut 2 orang mahasiswa yang memiliki usaha
mandiri yang bergerak di bidang pembuatan Jamu tradisional dan
ternak lebah madu juga ikut ditampilkan.
|